Skip to main content
beritakegiatanBerita KegiatanPencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pemetaan Potensi Kawasan Rawan Narkoba di Ditresnatkoba Polda Papua dan Polresta Jayapura

Dibaca: 9 Oleh 06 Feb 2022Tidak ada komentar
Pemetaan Potensi Kawasan Rawan Narkoba di wilayah
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

Kamis, 27 Januari 2022

BNNP Papua melalui Bidang P2M melaksanakan Pemetaan Kawasan Rawan Narkoba di wilayah Perkotaan Kota Jayapura. Tim BNNP Papua yang dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Ahli Madya Kasman, S.Pd, M.Pd didampingi Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Agusman Firman, S.Psi dan Staf BNNP Papua Muhamad Akbar, S.KM melakukan koordinasi di beberapa instansi dalam rangka pengumpulan data pemetaan kawasan rawan narkoba. Kegiatan ini merupakan metode yang biasa digunakan dalam pemetaan kawasan rawan.

Pada tahun 2022, BNNP Papua akan melaksanakan kegiatan pemberdayaan alternatif pada Kawasan Rawan Narkoba di Wilayah Kota Jayapura khususnya Kelurahan Imbi Distrik Jayapura Utara dan Kampung Skow Mabo Distrik Muaratami. Wilayah ini menjadi rawan dikarenakan situasi dan kondisi lingkungannya sangat mendukung menjamurnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diantaranya tingginya kasus kriminalitas, kepadatan penduduk dan berada di pesisir pantai.

Pemetaan Potensi Kawasan Rawan Narkoba di wilayah

Tim BNNP Papua berkoordinasi di Ditresnatkoba Polda Papua dan Polresta Jayapura. Di Ditresnarkoba Polda Papua, Tim BNNP Papua diterima langsung oleh Direktur Ditresnarkoba Polda Papua Kombespol Alfian, S.I.K, M.Si. Kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi di Polresta Jayapura dan ditemui Kasubnit Idik Sri Widodo, S.I.K. Dalam pertemuan tersebut Tim BNNP Papua meminta data kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Papua dan Kota Jayapura guna memperkuat data dan upaya P4GN di wilayah kawasan rawan narkoba.

Pengumpulan data ini dilakukan untuk mengetahui potensi kawasan rawan narkoba sehingga dapat tersusun rencana aksi P4GN yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi kawasan rawan narkoba.

Adapun dalam menentukan suatu wilayah masuk kategori wilayah rawan narkoba ada beberapa indikator pokok yang harus dilihat yaitu angka kejahatan narkoba, angka kriminalitas, bandar pengedar, kegiatan produksi narkoba, angka pengguna, barang bukti narkoba, entri point, dan kurir narkoba. Kategori rawan dimaksud yaitu Aman, Siaga, Waspada dan Bahaya.

#warondrugs
#stopnarkoba
#kerjanyata
#hidupsehattanpanarkoba
#bnnppapua

Kirim Tanggapan

made with passion and dedication by Vicky Ezra Imanuel